|

Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI Paska Bencana Banjir Dan Tanah Longsor Di Yogyakarta

Kamis , 7 Des 2017

Jakarta - Kunjungan kerja spesifik komisi V DPR RI ke jogja untuk melihat kondisi infrastruktur PUPR sekilagus mengunjugi posko bencana serta paska terjadinya bencana longsor banjir di DIY. Fary Djemy Francis seluku ketua rombongan mengunjugi beberapa posko yaitu Posko Pengungsi Bencana Balai Desa Sriharjo Imogiri Bantul dan Posko Induk Pengungsian Balai Dusun Jeruk Legi, Katongan, Nglipar. Pada kunjungan ini ini selain dilakukan diskusi dengan antara anggota Komisi V DPR RI, Kementerian PUPR selaku mitra kerja dengan para pejabat daerah untuk melihat besarnya kerugian dan hal-hal apa saja yang perlu ditindak lanjuti oleh Komisi V DPR RI di tahun 2018.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Tri Bayu menjelaskan bahwa akan berkoordinasi dengan pemerintah dan dinas setempat untuk melakukan penanganan paska banjir terutama dalam membersihkan sampah dipintu-pintu air. “Terlebih saat ini masih bulan Desember dan masih dalam musim penghujan” ujar Tri. Bencana tanah longsor terjadi di beberapa ruas jalan nasional seperti di Jalan Piyungan - Batas Kabupaten Gunung Kidul, ruas Jalan Batas Kabupaten Bantul – Gading. BPJN VII telah melakukan pengangan jangka pendek seperti pembersihan material longsor, dan menerapkan beberapa skema jalan alternative untuk pengguna jalan, mobilisasi mobil rambu, penyiapan kawat bronjong hingga penanganan jangka panjang dengan penyiapan design konstruksi pengaman longsor.

Pada kesempatan ini Agung Djuhartono selaku Direktur Bina Operasi dan Pemelihataan Ditjen Sumber Daya Air melakukan koordinasi dengan seluruh unit organisasi terkait di bawah Kementerian PUPR baik itu dari Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Bina Marga dan Ditjen Cipta Karya untuk melakukan rekap kegiatan serta sikronsasi kegiatan dari masing Ditjen. (ASP)

Tag :  

Share